<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Bubu Award V.0.6 - The Indonesia Most Prestigous Digital Campaign Competition</title>
	<atom:link href="http://bubuawards.com/blogba2009/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bubuawards.com/blogba2009</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 18:53:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Memetakan Digital Campaign Dengan Teknik Mind Mapping</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/memetakan-digital-campaign-dengan-teknik-mind-mapping/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/memetakan-digital-campaign-dengan-teknik-mind-mapping/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 18:49:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmonadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news update]]></category>

		<category><![CDATA[recent post]]></category>

		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>

		<category><![CDATA[digital communications]]></category>

		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>

		<category><![CDATA[mind map]]></category>

		<category><![CDATA[pemetaan pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana menjelaskan konsep misalnya Digital Campaign dengan teknik Mind Mapping.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teknik curah gagasan (brainstorming) dengan cara Pemetaan Pikiran saat ini sudah dikenal luas di berbagai bidang pengembangan sumber daya manusia, sosial, rekayasa, sains, dll. Penerapannya mencakup manajemen organisasi, penulisan, pembelajaran, pengembangan diri, perencanaan proyek, dll. Namun, yang paling potensial adalah dalam bidang pengembangan diri serta penerapannya di wilayah profesi masing-masing.</p>
<p>Menurut definisi Wikipedia versi Indonesia,</p>
<blockquote><p>Pemetaan Pikiran (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mind_Mapping" target="_blank"><em>Mind Mapping</em></a>) adalah yaitu suatu <a title="Metode" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Metode">metode</a> untuk memaksimalkan <a class="new" title="Potensi pikiran (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Potensi_pikiran&amp;action=edit&amp;redlink=1">potensi pikiran</a> <a title="Manusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia">manusia</a> dengan menggunakan <a title="Otak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otak">otak</a> kanan dan otak kirinya secara <a class="new" title="Simultan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Simultan&amp;action=edit&amp;redlink=1">simultan</a>. Metode ini diperkenalkan oleh <a class="new" title="Tony Buzan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tony_Buzan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tony Buzan</a> pada tahun <a title="1974" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1974">1974</a>, seorang ahli pengembangan <a class="new" title="Potensi manusia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Potensi_manusia&amp;action=edit&amp;redlink=1">potensi manusia</a> dari <a title="Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris">Inggris</a>.</p></blockquote>
<p>Secara praktis, Mind Mapping merupakan curah gagasan yang bebas dengan bantuan grafis, teks, maupun multimedia. Hanya, disini diperlukan Central Idea, atau Ide Utama yang dijadikan sebagai fokus curah gagasan.</p>
<p>Ide utama, adalah suatu kata kunci yang akan menjadi pusat gravitasi bagaimana gagasan-gagasan lainnya muncul. Kata-kata kunci itu kemudian disusun kembali dan ditandai dengan simbol, gambar, foto, teks, video, ataupun penanda lainnya. Masing-masing penanda paling baik kalau dikaitkan dengan gagasan yang bersifat asosiatif dan mampu dikembangkan lebih jauh untuk mencari solusi yang tepat disekitar masalah yang sedang dibahas.</p>
<p>Secara umum, Tony Buzan menguraikan struktur dasar Pemetaan Pikiran   sbb:</p>
<ol>
<li>Mulai dari tengah dengan gambar Tema, gunakan minimal 3 warna.</li>
<li>Gunakan gambar, simbol, kode, dan dimensi diseluruh Peta Pikiran yang dibuat.</li>
<li>Pilih kata kunci dan tulis dengan huruf besar atau kecil .</li>
<li>Tiap kata/gambar harus sendiri dan mempunyai garis sendiri.</li>
<li>Garis-garis itu saling dikaitkan, mulai dari tengah yaitu gambar Tema Utama. Garis bagian tengah tebal, organis, dan mengalir dari pusat keluar, menjulur seperti akar, atau pancaran cahaya.</li>
<li>Buat garis sama panjangnya dengan gambar/kata.</li>
<li>Gunakan warna – kode rahasia sendiri di peta pikiran yang dibuat.</li>
<li>Kembangkan gaya penuturan, penekanan tertentu, dan penampilan khas di Peta Pikiran yang dibuat. Jadi peta pikiran setiap orang tidak harus sama, meskipun tema yang dibahas sama.</li>
<li>Gunakan kaidah asosiatif di peta pikiran yang dibuat.</li>
<li>Biarkan peta pikiran itu jelas, menggunakan hirarki yang runtun, urutan yang jelas dengan jangkauan sampai ke cabang-cabang paling ujung.</li>
</ol>
<p>Pemetaan pikiran diatas, merupakan langkah praktis kalau kita tidak menggunakan alat bantu dijital, semisal aplikasi Mind Map. Kalau kita gunakan aplikasi Mind Map, maka bentuk-bentuk grafis tergantung pada pustaka yang disediakan aplikasi.</p>
<p>Saat ini, aplikasi Mind Map terdapat dalam versi desktop maupun web base. Aplikasi desktop yang terkenal misalnya Mind Manager, XMind , MindMapper, IMindMap, DropMind, NovaMind, Mind Visualizer, dll. Aplikasi Mind Map berbasis web misalnya Bubbl.Us  dan Mind42.Com.</p>
<p>Kali ini saya mencoba Mind42.Com untuk melakukan Mind Mapping untuk Central Idea &#8220;Digital Campaign&#8221;. Digital Campaign merupakan serangkaian program kampanye yang di desain secara sistematis melalui media dijital, baik konvensional maupun konvensional, dalam jangka waktu tertentu, dan dengan tujuan tertentu. Digital Campaign bukan sekedar promosi atau beriklan. Namun, ia merupakan suatu proses untuk menciptakan &#8220;Lingkaran Pengaruh&#8221; atas suatu masalah, atau atas suatu produk. Jadi,  penyampaiannya tidak selalu to-the-point namun melalui suatu proses yang lebih menekankan pada aspek interaktifitas antara si penyampai pesan dengan target atau sasaran yang dituju. Karena itu, umumnya Digital Campaign akan berhubungan dengan bagaimana komunitas-komunitas dibangun dan diarahkan untuk melakukan suatu proses perubahan yang lebih nyata.</p>
<p>Dalam memetakan Digital Campaign ini, perlu dilakukan apa saja yang sekiranya mempengaruhi Digital Campaign. Brainstorming kemudian dituliskan secara acak untuk kemudian disusun kembali dalam jangka waktu singkat. Jadi, proses ini dikatakan mencurahkan dengan cepat. Bahkan mungkin tanpa perlu dipikirkan dulu dengan seksama, yang penting tulis saja langsung apa yang menggantung di pikiran Anda. Kemudian curah gagasan ini dikelompokkan kembali menjadi bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya. Jadi, proses Mind Mapping sebenarnya persiapan konseptual secara menyeluruh dari seluruh proyek kampanye yang akan dilakukan.hasil akhirnya tentu saja adalah action plan yang harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal, biaya dan sumber daya yang tersedia.</p>
<p>Berikut ini hasil dari Mind Mapping untuk Ide tentang &#8220;Digital Campaign&#8221;. Hasil ini bersifat generik, umum, dan dapat diterapkan serta dimodifikasi sesuai dengan keperluan.</p>
<p><iframe width="470" height="300" frameborder="0" src="http://mind42.com/pub/mindmap?mid=45189bed-dc76-4785-8a6f-fae36c9db9c0"></iframe></p>
<p>@tmonadi, Babelan, Bekasi, 18-10-2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/memetakan-digital-campaign-dengan-teknik-mind-mapping/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>New Wave Communications Dengan Yahoo Mail</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/mencoba-new-wave-comunicatiosn-dengan-yahoo-mail/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/mencoba-new-wave-comunicatiosn-dengan-yahoo-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 02:11:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmonadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news update]]></category>

		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<category><![CDATA[bubuawards digital breaking news]]></category>

		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>

		<category><![CDATA[digital communications]]></category>

		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>

		<category><![CDATA[google wave]]></category>

		<category><![CDATA[new wave communications]]></category>

		<category><![CDATA[yahoo wave]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Sepanjang era Internet cara kita berkomunikasi nampaknya akan banyak berubah. Dengan meningkatnya kemampuan hardware dan software setiap individu ataupun perusahaan akan memungkinkan untuk mengubah pola dan cara komunikasinya. Tentunya dengan maksud dan tujuan tertentu. New Wave communications nampaknya merupakan bentuk baru komunikasi yang lebih tersosialisasikan karena bebagai fitur yang terintegrasi, mulai dari format teks, suara, maupun video.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konvergensi telah nyata dalam kehidupan abad dijital ini. Cara-cara baru berkomunikasi telah diupayakan orang dalam berbagai format multimedia, mulai dari teks, audio, dan video. Baru-baru ini, Google dikabarkan meluncurkan aplikasi Google Wave. Produk yang dikabarkan bakal merevolusi cara kita berkomunikasi lewat email ini <a href="http://edition.cnn.com/2009/TECH/09/29/google.wave.beta/index.html?eref=rss_topstories" target="_blank"> telah diluncurkan kemarin dengan pengguna beta 100.000 orang<img id="snap_com_shot_link_icon" class="snap_preview_icon" style="border: 0pt none; margin: 0pt ! important; padding: 1px 0pt 0pt; max-height: 2000px; max-width: 2000px; min-width: 0px; min-height: 0px; font-style: normal; font-weight: normal; font-family: &quot;trebuchet ms&quot;,arial,helvetica,sans-serif; float: none; position: static; left: auto; top: auto; line-height: normal; background-image: url(http://i.ixnp.com/images/v6.9/theme/silver/palette.gif); background-color: transparent; visibility: visible; width: 14px; height: 12px; background-position: -1128px 0pt; background-repeat: no-repeat; text-decoration: none; vertical-align: top; display: inline;" src="http://i.ixnp.com/images/v6.9/t.gif" alt="" /></a>. Aplikasi Google Wave dikabarkan mengkombinasikan berbagai fitur email, chat, dokumen wiki, blog dan situs-situs foto untuk menciptakan bentuk komunikasi Internet yang disebut  “hosted conversation,” atau suatu “wave”. Hanya saja, sepetinya Googel kalah langkah dengan Yahoo mail yang sudah mengintegrasikan fitur-fitur yang lebih  berorientasi sosial.</p>
<p>Beberapa hari yang lalu, fitur email Yahoo saya dipaksa untuk berubah. Setelah disimak fiturnya adalah fitur yang memungkinkan hosted communications seperti yang dipamerkan di Google Wave. Hanya saja, karena terasa masih berat bagi saya yang ada di Indonesia, saya masih sering menggunakan fitur klasik email saja. Beberapa informasi fitur Yahoo yang baru dapat disimak di blog tulisan <a href="http://ymailuk.com/2009/08/25/an-enhanced-yahoo-mail-for-everyone/" target="_blank">John Kremer, VP Yahoo! Mail.</a></p>
<p>Bagaimana fitur email Yahoo yang memungkinkan New Wave Communications tercipta? Nah kira-kira ini Screenshoot-nya. Belum saya analisis lebih jauh bagaimana dampaknya. Meskipun saya punya kekhawatiran juga , jangan-jangan nanti malah terjadi Information Overloaded. Apalagi bagi yang aktif berlangganan beberapa milis dan newsletter.</p>
<div id="attachment_229" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-229" title="yahoomail_newwave_whatsnew" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/yahoomail_newwave_whatsnew.jpg" alt="What's New" width="450" height="450" /><p class="wp-caption-text">What&#39;s New</p></div>
<div id="attachment_230" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-230" title="yahoomail_newwave_inbox" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/yahoomail_newwave_inbox.jpg" alt="Inbox" width="450" height="450" /><p class="wp-caption-text">Inbox</p></div>
<div id="attachment_231" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-231" title="yahoomail_newwave_photo" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/yahoomail_newwave_photo.jpg" alt="Photo Upload" width="450" height="450" /><p class="wp-caption-text">Photo Upload</p></div>
<div id="attachment_232" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-232" title="yahoomail_newwave_kalenar" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/yahoomail_newwave_kalenar.jpg" alt="Calendar" width="450" height="450" /><p class="wp-caption-text">Calendar</p></div>
<div id="attachment_233" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-233" title="yahoomail_newwave_pingg" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/yahoomail_newwave_pingg.jpg" alt="Aplikasi Pingg" width="450" height="450" /><p class="wp-caption-text">Aplikasi Pingg</p></div>
<p>Ada beberapa aplikasi lainnya yang sudah diintegrasikan dengan Yahoo Mail seperti : myDrive, Evite, Flickr, Paypal, .IO attachment, dan Atomatic Organizer.</p>
<p>Menurut John Kremer, VP Yahoo Mail, fitur-fitur baru tersebut telah dikembangkan sejak 9 bulan yang lalu. Tujuannnya adalah untuk meningkatkan produktifitas Yahoo Mail , meluaskan penggunaan Yahoo sebagai aplikasi jejaring sosial, dan berbagai perbaruan fitur lainnya.</p>
<p>Kompetisi untuk menguasai pasar internet dewasa ini semakin marak  karena perkembangan yang dahsyat dari jejaring sosial seperti <a href="http://www.facebook.com">Facebook</a> dan <a href="http://www.twitter.com">Twitter</a>. Karenanya tidak mengherankan Google maupun Yahoo mencoba meraih kembali kejayaannya  karena lalulintas yang semakin menyepi.</p>
<p>Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa riset internet menunjukkan kalau situs-situs email seperti Yahoo dan Google penggunaannya semakin menurun. Posisinya tergantikan oleh Facebook dan Twitter yang semakin diminati orang. Akankah Facebook dan Twitter justru akan menyediakan layanan e-mail untuk lebih berkompetisi di era New Wave Communications nanti?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/mencoba-new-wave-comunicatiosn-dengan-yahoo-mail/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Olga Lydia &amp; Nicholas Mendukung Komodo</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/olga-lydia-nicholas-mendukung-komodo/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/olga-lydia-nicholas-mendukung-komodo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 04:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmonadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news update]]></category>

		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>

		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>

		<category><![CDATA[Komodo]]></category>

		<category><![CDATA[New7Wonders]]></category>

		<category><![CDATA[olga lydia]]></category>

		<category><![CDATA[vote komodo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Olga Lydia, artis yang kondang itu dijadikan aikon untuk mempromosikan Komodo National Park]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-220" title="olgalydia2d-rac" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/olgalydia2d-rac.jpg" alt="olgalydia2d-rac" width="285" height="250" />Masuknya Taman Nasional Komodo di Flores sebagai finalis New7Wonders memerlukan penanganan yang serius supaya masuk ke final. Karena itu pula , nampaknya Departemen Budaya dan Pariwisata merangkul Olga Lydia dan Nicholas Saputra untuk mendukung dan memberitahukan kepada masyarakat bahwa Pulau Komodo sangatlah menarik.</p>
<p>Dalam rangka itulah, Olga kemudian diajak jalan-jalan ke Pulau Komodo dan melihat langsung lingkungan hidup Komodo yang unik. Selain konservasi Komodo, tentu saja yang kelak akan dipublikasikan adalah keindahan alam yang eksotik dari wilayah dimana Komodo itu tinggal yang nampaknya tidak kalah menarik. Beberapa lokasi di laut juga nampaknya dicoba oleh Olga dengan melakukan hibiunya yaitu diving.<span id="more-218"></span></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-222" title="pulaukomodo" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/pulaukomodo.jpg" alt="pulaukomodo" width="320" height="240" /></p>
<p>Kepada wartawan yang menemuinya di La Forca, Setia Budi Building, Kuningan, Jakarta Pusat &#8220;Alamnya benar-benar bikin aku takjub, seperti Raja Ampat di Irian Jaya, benar-benar indah deh pokoknya, aku sampai gak bisa bayangkan kalau Indonesia punya tempat seperti itu&#8221;.</p>
<p>Keikutsertaan sosok selebritis dalam kampanye mempromosikan suatu program memang sudah biasa. Namun, supaya kmapnye itu mencapai tujuan yang optimal, agaknya perlu semacam keterikatan emosional antara sosok yang mengkampanyekan dengan materi yang dikampanyekannya. Menyinggung perannya sebagai duta untuk kampanye Komodo, Olga menyatakan bahwa masyarakat Indonesia punya kebiasaan melupakan budaya dan tempat-tempat indah di negerinya sendiri.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-221" title="komodo3" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/09/komodo3.jpeg" alt="komodo3" width="44" height="55" />Apa saja yang kelak akan dilakukan Olga Lydia  dan Nicholas Saputar untuk mempromosikan Taman Nasional Komodo? Kita tunggu dan lihat saja kiprahnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/olga-lydia-nicholas-mendukung-komodo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Trapp Lewis Director, Display Sales, Yahoo! Southeast Asia &amp; Closet Geek</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/trapp-lewis%c2%a0director-display-sales-yahoo-southeast-asia-closet-geek/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/trapp-lewis%c2%a0director-display-sales-yahoo-southeast-asia-closet-geek/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 08:18:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news update]]></category>

		<category><![CDATA[Director]]></category>

		<category><![CDATA[Display Sales]]></category>

		<category><![CDATA[Trapp Lewis]]></category>

		<category><![CDATA[Yahoo! Southeast Asia & Closet Geek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Trapp Lewis is the Director of Display Sales for Yahoo! Southeast Asia.  In his role, Trapp leads a direct sales team to help clients connect with the largest online audience in Southeast Asia (60 million) by integrating online advertising into their marketing campaigns.
Trapp became a proud Yahoo! in 2008 when he joined the company’s Global [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-216" title="trapp" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/07/trapp.jpg" alt="trapp" width="250" height="163" />Trapp Lewis is the Director of Display Sales for Yahoo! Southeast Asia.  In his role, Trapp leads a direct sales team to help clients connect with the largest online audience in Southeast Asia (60 million) by integrating online advertising into their marketing campaigns.</p>
<p>Trapp became a proud Yahoo! in 2008 when he joined the company’s Global Sales Team to facilitate cross border campaigns from Southeast Asia, India, South Africa, Russia and the Middle East to the rest of the world.</p>
<p>Prior to Yahoo!, Trapp helped build two of the world’s largest online B2B marketplaces, Alibaba.com and Global Sources.  His trade media career started with a seven-year stint with Global Sources in numerous roles including Personal Assistant to the Founder/Chairman/CEO and heading up the firms’s Trade Show Services Division.</p>
<p>At Alibaba.com, Trapp was responsible for linking the firm to its global stakeholders via integrated marketing campaigns including print, online, SEM, SEO, trade shows as well as spearheading business development discussions for new products, services, strategic partnerships.</p>
<p>No stranger to Asia and the United States, Trapp has worked in North America, Hong Kong, Philippines, Singapore, China and Thailand.  He holds a bachelor’s degree in advertising management/marketing from the University of South Carolina and a master’s degree in business from the University of Montana.  In his spare time, he can be found hunched over his blackberry in fear of suffering from bandwidth separation anxiety.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/trapp-lewis%c2%a0director-display-sales-yahoo-southeast-asia-closet-geek/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bubuawards  Dan Komodo Dijitalensis</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/bubuaward-dan-komodo-dijitalensis/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/bubuaward-dan-komodo-dijitalensis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 11:30:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmonadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[recent post]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Writing Contest]]></category>

		<category><![CDATA[Bubuawards]]></category>

		<category><![CDATA[Budpar]]></category>

		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>

		<category><![CDATA[Indonesia Tourism]]></category>

		<category><![CDATA[Komodo]]></category>

		<category><![CDATA[Komodo National Park]]></category>

		<category><![CDATA[New7Wonders]]></category>

		<category><![CDATA[taman National Komodo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Bekerja sama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar), Bubuawards V0.6 mengadakan ajang kompetisi khusus bagi para bloger yang mempunyai talenta di bidang tulis menulis. Topik utamanya tentu saja Komodo dan Taman Nasional Komodo dengan tajuk &#8220;Komodo Island as the best destination for eco-tourism&#8220;. Para peserta diwajibkan mempublikasikan karyanya di  website dan blog.
Kompetisi ini merupakan bagian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-209" title="komodo02" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/07/komodo02-300x200.jpg" alt="komodo02" width="246" height="164" />Bekerja sama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar), Bubuawards V0.6 mengadakan ajang kompetisi khusus bagi para bloger yang mempunyai talenta di bidang tulis menulis. Topik utamanya tentu saja Komodo dan Taman Nasional Komodo dengan tajuk &#8220;<em>Komodo Island as the best destination for eco-tourism</em>&#8220;. Para peserta diwajibkan mempublikasikan karyanya di  website dan blog.</p>
<p>Kompetisi ini merupakan bagian dari upaya kampanye digital untuk mempopulerkan wisata alam dan lingkungan  Indonesia. Fokus saat ini adalah Komodo dan tentunya Taman Nasional Komodo sebagai aset nasional yang ikut kompetisi  New7Wonders.</p>
<p>Kali ini peserta lomba yang masuk ke penyisihan berjumlah 14 orang. Para peserta mempunyai latar belakang yang beragam. Ada blogger, penulis profesional, desainer grafis profesional, mahasiswa, dan masyarakat umum. Peserta lomba umumnya menggunakan blog dengan domain yang menumpang pada fasilitator blog dalam dan luar negeri. Beberapa diantara menggunakan blog dengan nama domain sendiri.</p>
<p>Juri peserta karya tulis Komodo ini memang khusus dilakukan oleh pihak Budpar sebagai sponsor dari ajang karya tulis bertema utama Komodo ini. Jadi, kalau kompetisi Bubuawards lainnya mengundang berbagai juri dari dalam dan luar negeri, maka kompetisi karya tulis umum Komodo khusus dinilai oleh pihak Budpar.</p>
<p>Kalau ditilik dari materi penulisannya, umumnya karya tulis tersebut mengulas seputar Komodo dan Taman Nasional Komodo dalam perspektif kepariwisataan. Nampaknya, jarang penulis yang benar-benar pernah berkunjung langsung ke lokasi. Jadi, tuturannya banyak merujuk kepada beberapa sumber. Apa boleh buat, nampaknya Pulau Komodo yang dijadikan calon Tujuh Keajaiban Dunia itu memang belum menjadi tujuan utama wisata bagi kita sendiri.</p>
<p>Tapi, meskipun begitu dari segi tulisannya para bloger peserta lomba mampu mengimajinasikan gagasan tentang Komodo dengan gayanya masing-masing. Ada gaya desain profesional sehingga fokus ulasannya berhubungan dnegan berbagai cara untuk mempromosikan Taman Nasional Komodo. Bahkan lengkap dengan ide-ide segarnya untuk mengusulkan maskot Komodo, Billboard, kaos, maupun logo. Termasuk banner voting untuk memilih TNK sebagai salah satu 7 Keajiban Dunia yang diarahkan ke situs resmi New7Wonders.</p>
<p>Blogger lainnya, memaparkan bagaimana cara berkunjung kesana, kebiasaan si Komodo, dan informasi lainnya dilengkapi dengan gambar-gambar yang umumnya diperoleh dari Internet. Yang jelas, tulisan-tulisan tentang Komodo itu semakin memperkaya khasanah informasi Komodo dan dapat dijadikan modal untuk menjadi bagian promosi guna mendukung TNK sebagai salah satu 7 Keajaiban Dunia sampai tahun 2011 mendatang.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-213" title="komodo_fb1" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/07/komodo_fb1-300x107.jpg" alt="komodo_fb1" width="300" height="107" /></p>
<p>Memang, salah satu tujuan dari cara kompetisi karya tulis tentang TNK ini sebenarnya erat kaitannya dengan kampanye TNK di media-media dijital. Khususnya di Internet yang telah menjadi populer. Kalau kita lihat di Internet, misalnya disalah satu jejaring sosial yang populer belakangan ini, yaitu Facebook, dukungan untuk kadal raksasa dari Lombok ini dengan cepat mengundang banyak simpatisan. Lebih dari 50 halaman pendukung yang telah dibuat untuk mendukung Komodo. Salah satu kelompok pendukung yang terkenal adalah halaman Taman Nasional Komodo di Facebook yang mempunyai pendukung 350 ribu orang lebih. Ayo ikut bergabung dan sayangi Komodo&#8230;:P</p>
<p><strong>Informasi lanjut :</strong></p>
<p><strong>Finalis New7Wonders dapat dilihat :</strong></p>
<ul type="disc">
<li>http://www.new7wonders.com</li>
</ul>
<p><strong>URL Voting New7Wonders :</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> http://www.new7wonders.com/nature/en/nominees/asia/c/KomodoNationalParkNationalPark/\<strong></strong></li>
<li> <strong>http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/</strong><strong></strong></li>
</ul>
<p><strong>Official website Taman Nasional Komodo:</strong></p>
<ul type="disc">
<li>http://www.komodonationalpark.org/</li>
</ul>
<p><strong>Situs Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik  Indonesia :</strong></p>
<p>Official web : http://www.budpar.go.id</p>
<p>Portal  :  http://www.budpar.net/v1/web/index.php</p>
<p><strong>Peserta Karya Tulis Komodo Bubuawards V 0.6, 2009</strong></p>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="0">
<thead>
<tr>
<td>
<p align="center"><strong>URL Lomba penulisan Komodo</strong></p>
</td>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td>http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2009/06/18/taman-nasional-komodo-pesona-purba-yang-tiada-dua.html</td>
</tr>
<tr>
<td>http://aprasetyo.wordpress.com/2009/06/15/wisata-taman-nasional-pulau-komodo/</td>
</tr>
<tr>
<td>http://menteridesainindonesia.blogspot.com/2009/06/pulau-komodo-dan-taman-nasional-komodo.html</td>
</tr>
<tr>
<td>http://ernamegawatimanna.blogspot.com/2009/06/komodo-new-7-wonders-of-nature-why-not.html</td>
</tr>
<tr>
<td>http://www.salsabeela.com/2009/06/23/best-eco-tourism-destination-komodo-national-park/</td>
</tr>
<tr>
<td>http://farhanvsgnk.wordpress.com/2009/06/21/taman-nasional-komodo-mencoba-mencuri-kembali-perhatian-dunia/</td>
</tr>
<tr>
<td>http://www.mayasari.net/berita-270-komodo-dan-pulau-komodo.html</td>
</tr>
<tr>
<td>www.benisantoso.info</td>
</tr>
<tr>
<td>http://agungsmail.wordpress.com/2009/06/23/varanus-komodoensis-2/</td>
</tr>
<tr>
<td>http://my.opera.com/sandalian/blog/2009/06/24/komodo-island-the-land-of-komodo-dragon</td>
</tr>
<tr>
<td>http://blog.didut.net/2009/06/27/keajaiban-dunia-bernama-komodo/</td>
</tr>
<tr>
<td>http://ontohod.wordpress.com/2009/06/27/eksotisme-taman-nasional-komodo/</td>
</tr>
<tr>
<td>http://hlasmana.dagdigdug.com/2009/06/27/taman-nasional-komodo/</td>
</tr>
<tr>
<td>http://www.travelplusindonesia.blogspot.com</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/bubuaward-dan-komodo-dijitalensis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Endah and Rhesa</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/endah-and-rhesa/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/endah-and-rhesa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 10:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news update]]></category>

		<category><![CDATA[Endah and Rhesa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Endah N Rhesa is a musical project comprising acoustic guitar, bass and vocal. The musical nuance that Endah N Rhesa tries to bring out is folk, jazz, blues, rock and roll, and ballads. Endah Widiastuti (vocal, guitar) and Rhesa Aditya (bass) met each other in a rock band in early 2003. Shortly after the two [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-205" title="endah" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/07/endah.jpg" alt="endah" width="200" height="189" />Endah N Rhesa is a musical project comprising acoustic guitar, bass and vocal. The musical nuance that Endah N Rhesa tries to bring out is folk, jazz, blues, rock and roll, and ballads. Endah Widiastuti (vocal, guitar) and Rhesa Aditya (bass) met each other in a rock band in early 2003. Shortly after the two left the band in 2004, Endah went solo, just like the way it used to be before joining the rock band.Endah recorded numerous songs of hers in an album entitled ”The New Beginning”, a four-track mini album which was independently distributed, with a limited number of copy.</p>
<p>In one of the songs in the album, Rhesa added some bass thumps and made it a fascinating mix of the three instruments (vocal, guitar and bass). The song is titled “When You Love Someone”. From that time being, Endah and Rhesa started to play together in campus events, and the feedbacks toward their music were tremendously positive. Finally, they decided to create a stage name for their duo/musical project which comes from their own names: Endah N Rhesa.Endah N Rhesa was inspired to start playing in minimalist acoustic format, surprisingly, because of some local bands, namely: Cozy Street Corner, Bonita and Anda. In terms of singing, Endah is influenced by Alanis Morissete and Norah Jones. Besides, there are also the four “Johns” that influence her in playing guitar: John Mayer, John Butler, John Scofield and John Frusciante. Endah also credits Pat Metheny and multi-talented instrumentalist Warman Nasution of TOR for inspiring her. Rhesa, on the other hand, is a unique personality who is mainly influenced by acoustic guitarists like Jack Johnson, Dave Matthews, James Taylor and other folk and ballad musicians. The persons that Rhesa put into credit for making him play bass are Les Claypool, Victor Wooten, Flea and ex-child singer Bondan Prakoso. They both, however, share the same influence in music, to wit: Bela Fleck &amp; The Flecktones, which affects them mostly on creating rich groovy and harmonic nuances in the music of Endah N Rhesa.Endah N Rhesa has released “Nowhere To Go” (old version) in 2005 and “Real Live”, a live recording piece, in 2006. Endah N Rhesa marketed and distributed both the former and the latter all by themselves through their stage acts. After releasing “Nowhere To Go” (repackaged version), which is now on sale in music stores, in 2009, Endah N Rhesa is coming into a whole broader world. “Our music is sincere and it’s coming from inside our hearts,” they say.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/endah-and-rhesa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Venzha - ELECTROCORE! + HONF Collective</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/venzha-electrocore-honf-collective-2/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/venzha-electrocore-honf-collective-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 08:32:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<category><![CDATA[Venzha - ELECTROCORE! + HONF Collective]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Performing Chronicle Theraphy at the Meatfactory, Prague.
He will be performing at the Bubu Awards V.06 ‘The rise of Digital Era’ on July 31st 2009 (Assembly Hall, JCC, Jakarta)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Performing Chronicle Theraphy at the Meatfactory, Prague.<br />
He will be performing at the Bubu Awards V.06 ‘The rise of Digital Era’ on July 31st 2009 (Assembly Hall, JCC, Jakarta)</p>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/EA6PvYjVkDs&amp;rel=0&amp;color1=0xd6d6d6&amp;color2=0xf0f0f0"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/EA6PvYjVkDs&amp;rel=0&amp;color1=0xd6d6d6&amp;color2=0xf0f0f0" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/venzha-electrocore-honf-collective-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyoroti Kampanye Dijital Film Indonesia di Internet :  Dari Laskar Pelangi Hingga Merah Putih</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/menyoroti-kampanye-digital-film-indonesia-di-internet-dari-laskar-pelangi-hingga-merah-putih/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/menyoroti-kampanye-digital-film-indonesia-di-internet-dari-laskar-pelangi-hingga-merah-putih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 07:14:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmonadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[recent post]]></category>

		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>

		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>

		<category><![CDATA[film indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[garuda didadaku]]></category>

		<category><![CDATA[ketika cinta bertasbih]]></category>

		<category><![CDATA[king]]></category>

		<category><![CDATA[laskar pelangi]]></category>

		<category><![CDATA[merah putih]]></category>

		<category><![CDATA[movie digital campaign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar dua tahun belakangan ini, kita disodori beberapa tayangan film-film Indonesia yang menarik melalui media tradisional masyarakat yaitu televisi. Katakan saja dimulai dari &#8220;Ada Apa Dengan Cinta&#8221;, lantas beberapa tahun kemudian diantara bersliwerannya film-film &#8220;Ooo, seraam&#8221; muncul film bertema relijius yang diangkat dari novel laris &#8220;Ayat-ayat Cinta&#8221;. Kemudian film bertema segala umur yang membludak penontonnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-195" title="tv-merahputijh" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/07/tv-merahputijh-300x228.jpg" alt="tv-merahputijh" width="229" height="174" />Sekitar dua tahun belakangan ini, kita disodori beberapa tayangan film-film Indonesia yang menarik melalui media tradisional masyarakat yaitu televisi. Katakan saja dimulai dari &#8220;Ada Apa Dengan Cinta&#8221;, lantas beberapa tahun kemudian diantara bersliwerannya film-film &#8220;Ooo, seraam&#8221; muncul film bertema relijius yang diangkat dari novel laris &#8220;Ayat-ayat Cinta&#8221;. Kemudian film bertema segala umur yang membludak penontonnya yaitu &#8220;Laskar Pelangi&#8221;, disusul dengan film &#8220;King&#8221;, &#8220;Ketika Cinta Bertasbih&#8221;, &#8220;Garuda Didadamu&#8221;, hingga santer terdengar satu film perjuangan yang digarap dengan dana dan sumber daya yang serius yaitu &#8220;Merah Putih&#8221;.<span id="more-194"></span></p>
<p>Berbeda dengan film-film genre &#8220;Ooo, seraammm&#8221; yang membanjiri bioskop tiap bulan selama beberapa tahun terakhir ini, film-film diatas nampak mempunyai cara dan pendekatan berbeda untuk menarik minat penonton yaitu dengan digunakannya media masa tradisional, media dijital dan komunitas penggemar secara masif. Saya katakan beberapa saja, dan ini kelak akan berdampak pada pendapatannya, karena ternyata sebagian besar masih belum memanfaatkan kampanye masif multimedia berbasis dijital. Padahal, terlihat ada pengaruhnya pada hasil akhir film tersebut.</p>
<p>Tentu saja keberhasilan film-film baru yang digarap dengan serius itu bukan hanya karena kampanyenya semata. Film tersebut, seperti film Laskar Pelangi dan Ayat-ayat Cinta, didukung oleh materi asalnya yang memang sudah populer yaitu novel. Namun, disamping itu, kalau kita cermati bagaimana film tersebut menyedot banyak penonton tidak lepas dari peran kampanye yang melibatkan komunitas penggemarnya dan menggunakan internet sebagai media komunitas baru. Bagaimana pengaruhnya secara keseluruhan? Mari kita kaji lebih jauh.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-196" title="laskar_pelangi_film" src="http://bubuawards.com/blogba2009/wp-content/uploads/2009/07/laskar_pelangi_film.jpg" alt="laskar_pelangi_film" width="140" height="198" />Dalam jangka waktu pendek, sekitar 2 sampai 3 bulan belakangan ini, kita melihat tayangan film-film Indonesia yang mulai keluar dari pakem &#8220;Ooo Serammm&#8230;&#8221; yang merajai sejak beberapa tahun belakangan ini. Dipicu oleh kesuksesan &#8220;Laskar Pelangi&#8221;, film-film Indonesia yang memberi nuansa baru mulai bermunculan. Tentu saja, kalau kita perhatikan dengan seksama, nuansa baru itu bukan sekedar sutradara dan genre filmnya yang baru. Namun, bagaimana film tersebut mulai di perkenalkan kepada masyarakat juga menunjukkan satu pendekatan berbeda. Setidaknya, ada beberapa ciri yang menonjol bagaimana publikasi film tersebut nampak berbeda.</p>
<ul type="disc">
<li>Pertama, film telah      diperkenalkan jauh-jauh hari melalui media masa. Utamanya, media      infotainment dan bisik-bisik di komunitas.</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Kedua, tayang awal film      tersebut, baik berupa iklan maupun trailer-nya bisa di download melalui      Youtube. Ini tentu saja menimbulkan rasa penasaran bagi para penggemar      film maupun yang tadinya memandang sebelah mata pada film-film Indonesia. Meskipun kemudian meyimpulkan baik atau jelek,      kemudahan akses ini jelas akan membangun persepsi awal bagi pecandu film.</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Ketiga, dan ini      nampak secara jelas telah dilakukan pada film Laskar Pelangi, menumbuhkan      komunitas-komunitas penggemar, baik di forum diskusi tradisional internet      seperti milis. Maupun di jejaring sosial populer seperti Facebook.</li>
</ul>
<p>Film Laskar Pelangi misalnya, memiliki lebih dari 10 halaman penggemar di Facebook. Sebelum film ini di pasarkan, halaman penggemar Laskar Pelangi Coming Soon !! telah mencapai 60 ribuan. Dua kelompok penggemar Laskar Pelangi lainnya, nampaknya diminati oleh pembaca buku dan filmnya, hanya berkisar antara 5000-6000 an  simpatisan. Bagaimana dengan film-film lainnya yang belakangan ini telah ditayangkan dan baru mau ditayangkan?</p>
<p>Film Ketika Cinta Bertasbih mempunyai lebih dari 10 halaman fans di Facebook. Sama seperti AAC, film KBC juga sudah mulai dipergunjingkan di komunitas-komunitas pembaca buku tersebut. Jumlah tertinggi untuk penggemar film ini mencapai 21 ribu orang.</p>
<p>Film Garuda Didadaku, yang baru  saja di putar di bioskop justru nampaknya belum menggunakan media Facebook dengan optimal. Fans klubnya kurang dari 10 dengan jumlah anggota terbanyak hanya 600 an saja. Mungkin, memang hal ini berhubungan dengan segmentasi usia atau memang kampanyenya agak kurang. Film yang ber-genre sama seperti Laskar Pelangi nampaknya jauh lebih siap dengan promosiny ayang masif bersama komunita spenggemarnya, baik yang dijital maupun jenis komunitas lainnya. Film King, yang konon didasarkan atas riwayat pebulu tangkis kondang Lim Swie King, malah tidak ditemukan halaman penggemarnya di Facebook! Kalau Anda cari dengan kata kunci &#8220;Film King&#8221; maka yang muncul adalah judul-judul film lama, seperti film King Kong,  King Size, King Opera dan film lainnya yang mengandung kata generik &#8220;King&#8221;. Nampaknya, ada kesulitan untuk memposisikan kata kunci &#8220;King&#8221; untuk dikaitkan dengan Film King dari Indonesia. Barangkali, kasus yang sama juga akan ditemui untuk kata &#8220;merah putih&#8221;.</p>
<p>Film Merah Putih, film yang direncanakan akan dirilis bulan Agustus nanti, nampaknya belum mempersiapkan kampanye dengan baik. Hanya ada satu klub penggemar di Facebook yang jumlah anggotanya kurang dari  900 orang. Entah kenapa, film yang digembar-gemborkan berbiaya 60 Milyar dan didokong oleh seabrek teknologi dan pendukung teknis yang kondang dari Hollywood ini belum memperhatikan benar promosi melalui Internet. Bahkan mencari official website untuk film ini juga sulit, mungkin bahkan tidak ada kecuali Anda cari di situs Cineplex 21. Hanya, beberapa waktu ini memang kita melihat sekilas tayangan kilat dan ulasan-ulasan di koran. Apakah film yang direncanakan akan menjadi film Trilogi Perjuangan ini dapat mampu laba atau hanya sekedar menjadi film kampanye yang nampaknya kelewat jadwal? Entahlah, yang jelas gebrakan perkenalan film ini di iklim informasi yang berkejaran dengan cepat nampaknya belum banyak artinya untuk menjanjikan suatu keberhasilan. Jika promosinya kurang masif dan intensif, apalagi menjelang  penayangannya kurang memberikan greget untuk  membangkitkan &#8220;minat menonton&#8221;,  saya jadi ragu apakah secara finansial film ini balik modal atau tidak? Ataupun apakah tujuan lain dari dibuatnya film ini mampu membangkitkan jiwa raga masyarakat Indonesia atau tidak? Jangan-jangan popularitasnya kalah sama kampanye IndonesiaUnite#.</p>
<p>^atmnd^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/menyoroti-kampanye-digital-film-indonesia-di-internet-dari-laskar-pelangi-hingga-merah-putih/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Di Era Pemasaran Dijital</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/internet-di-era-pemasaran-dijital/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/internet-di-era-pemasaran-dijital/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 03:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>atmonadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[recent post]]></category>

		<category><![CDATA[Bubuawards]]></category>

		<category><![CDATA[digital age]]></category>

		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>

		<category><![CDATA[digital communications]]></category>

		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Kalau saja Tim Berners Lee tidak mempunyai semangat seorang ilmuwan yang ulet dan kritis, mungkin Internet cuma sekedar kepanjangan dari jaringan-jaringan lokal yang terdapat diperusahaan-perusahaan yang IT minded dan tidak begitu popuker.  Namun setelah Lee, yang saat ini dapat disebut sebagai Bapak World Wide Web (WWW), menemukan suatu program untuk membaca dokumen berbasis teks di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau saja Tim Berners Lee tidak mempunyai semangat seorang ilmuwan yang ulet dan kritis, mungkin Internet cuma sekedar kepanjangan dari jaringan-jaringan lokal yang terdapat diperusahaan-perusahaan yang <em>IT minded</em> dan tidak begitu popuker.  Namun setelah Lee, yang saat ini dapat disebut sebagai Bapak <em>World Wide Web (WWW)</em>, menemukan suatu program untuk membaca dokumen berbasis teks di Internet dan mengkaitkannya dengan dokumen lain dimana saja berada di Internet, Internet seperti memperoleh suatu energi baru. Beberapa waktu kemudian, kemampuan program yang dibuat oleh Lee, menarik beberapa anak muda pengembang teknologi Internet yang kemudian mengembangkan kemampuan penelusuran informasi di WWW ini dengan kemampuan yang lebih komersil dan berdaya dengan merepresentasikan dokumen dalam bentuk teks, grafis, suara, video dan sekarang transaksi online.</p>
<p>Bisa dikatakan WWW-lah yang menyadarkan banyak orang akan kegunaan Internet disamping beberapa fasilitas Internet lainnya yang sudah ada seperti Surat Elektronik (E-mail), <em>Gopher, File Transfer Protocol (FTP)</em>, Ruang Obrolan (<em>Chat Room</em>), <em>Archie, TelNet</em> dan lain-lainnya. Setelah adanya WWW, untuk selanjutnya disebut <em>Web</em>, jumlah pemakai Internet meningkat dengan pesat hanya dalam waktu kurang dari satu dasawarsa. Asal tahu saja, Tim Berners Lee menemukan program penjelajah Web itu disekitar awal  tahun 90-an, sedangkan Internet telah menjadi obyek riset oleh Departemen Pertahanan AS sejak akhir tahun 60-an.</p>
<p><strong>Menelisik Berbagai Kemungkinan </strong></p>
<p>Sebelum diperkenalkannya <em>Web</em>, pemakaian Internet masih terbatas oleh beberapa kalangan saja terutama kalangan akademisi, departemen Hankam, lembaga-lembaga penelitian dan beberapa perusahaan besar. Namun setelah Web diperkenalkan dan aplikasi penjelajahnya yang disebut <em>Browser </em>dipublikasikan untuk umum dengan gratis, pertumbuhan jumlah pemakai Internet meningkat dengan sangat pesat. Demikian juga dengan kandungan isi dan kegunaannya berkembang dengan sangat cepat dan mempengaruhi aktivitas perekonomian dunia. Bisa dikatakan, perkembangan Teknologi Internet sekarang ini bermuara ke Web dimana berbagai kegunaan Internet seperti surat elektronik, tranfer dokumen, fax elektronik, forum-forum dikusi, transaksi online dan mungkin banyak aktivitas elektronis lainnya masih akan terus berkembang.</p>
<p>Apa sebenarnya kemampuan Web? Apa manfaatnya? Sebagai suatu media pemasaran dijital, apa manfaat dan keunggulannya dibandingkan dengan media pemasaran lain seperti TV, Radio, surat kabar dan media tradisional lainnya? Potensi ekonomi yang seperti apa yang dapat diberikan oleh Web sampai ribuan perusahaan besar atau kecil, dan jutaan individu saat ini beramai-ramai  menciptakan nama dan membangun situs eksistensinya di Internet? Dan yang lebih penting lagi, apa peran internet sejauh ini bagi Bangsa Indonesia dimana peradaban saling tumpang tindih antara peradaban jaman batu sampai peradaban era ekonomi dijital? Dan bagaimana Bangsa Indonesia dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraannya masing-masing?</p>
<h2>Perkembangan &amp; Manfaat Nyata</h2>
<p>Sekarang ini Internet banyak diidentikkan dengan WWW, demikian juga sebaliknya. Sebenarnya hal ini tidak tepat benar. Sebab, WWW merupakan salah satu kemampuan yang baru muncul kemudian dengan menggunakan jaringan Internet. WWW dengan menunggangi jaringan Internet sekarang ini berkembang menjadi suatu medium baru telekomunikasi. Hebatnya WWW tidak cuma sekedar medium yang statis, namun sangat dinamis dan interaktif. Bahkan, satudawasarwa di abad ke-21 ini, kita melihat perkembangan yang sangat dinamis, dimana homepage, blog, komunitas online telah bertransformasi menjadi suatu jejaring sosial yang dahsyat.</p>
<p>Didukung oleh perkembangan di bidang teknologi informasi lainnya, khususnya perangkat bergerak atau mobile device, jejaring internet telah menjelma menjadi jejaring yang luas dimana aksesibilitasnya dipermudah karena digunakannya teknologi mobil yang maju.</p>
<p>Masyarakat Indonesia sendiri nampaknya mengalami suatu lompatan satu generasi ketika booming internet kembali terjadi. Lompatan ini muncul karena penggunaan perangkat mobil yang lebih maju dan terjangkau oleh masyarakat kebanyakan dibandingkan dengan pengguna komputer yang kebanyakan masih bersandar pada komputer kantor.</p>
<p>Sebagai suatu sarana telekomunikasi yang lebih hidup, Internet menciptakan cara-cara baru untuk menyampaikan pesan, membangun komunitas, jejaring sosial, media kampanye,  melakukan aktivitas perekonomian, melakukan tindakan kejahatan, maupun melakukan pergerakan sosial dan kemanusiaan dan lain sebagainya. Sekarang ini saja terdapat jutaan orang yang bergabung di Internet, jutaan perusahaan, institusi, organisasi dalam berbagai format penyampaian yang dimungkinkan di Internet apakah itu sebagai komunitas, pasarmaya, situs perusahaan, organisasi atau pun situs-situs pribadi.</p>
<p>Sebagai suatu media, internet berbeda dengan media penyampaian informasi tradisional lainnya seperti TV, Telepon,  Radio, Surat Kabar, Billboard dll. Salah satu keunikan WWW sebagai suatu media adalah jangkauannya yang tak terbatas. Asalkan disuatu tempat terdapat akses ke Internet, memiliki komputer atau handphone, dan memiliki aplikasi penelusur Internet, setiap orang bisa mengakses informasi yang terdapat di WWW.</p>
<p>Disamping itu, terdapat keunikan lain di dalam WWW yaitu informasi dapat saling dikaitkan selama informasi tersebut berada di dalam mesin yang tergabung di Internet. Sebagai medium komunikasi, WWW menjalin komunikasi dengan berbagai cara antara lain <em>komunikasi one to many, many to many, dan one to one</em>. Keunggulan WWW lainnya adalah kemampuannya untuk menciptakan interaktifitas diantara pengunjungnya. Kemampauan demikian, belakangan ini makin dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, bukan saja media-media online  tradisional, sebagai salah satu cara untuk membangun jejaring pertemanan yang umum maupun khas.</p>
<p><strong>Fleksibilitas Dijital</strong></p>
<p>Media berbasis dijital sangat fleksibel  karena mampu merepresentasikan informasi dalam format multimedia yaitu teks, gambar, bunyi (suara) dan video dijital.  Disamping itu, WWW memiliki perkaitan antar informasi yang non linear dan global. Artinya, sebuah potongan informasi atau dokumen atau bahkan potongan kata (<em>keywords</em>) dapat dikaitkan dengan dokumen atau informasi lainnya dimanapun berada selama dokumen tersebut tersimpan dalam suatu <em>web server </em>yang tergabung di Internet. Dari segi penggunaan pun jaringan WWW mempunyai keuntungan karena dapat diakses dengan mudah oleh semua orang. Yang lebih penting lagi, antarmuka yang diperlukan sangat terbuka, tidak tergantung pada mesin atau Sistem Operasi dan perangkat lunak untuk menjelajah web diberikan secara gratis.</p>
<p>Dengan keunggulan tersebut WWW menyediakan berbagai manfaat bagi penggunanya. Antara lain sebagai media pendistribusian informasi yang murah dan efektif,  media promosi produk dan jasa,  media jual beli,  sarana kolaborasi, sarana Hiburan dan rekreasi, dan perpustakaan elektronik raksasa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/internet-di-era-pemasaran-dijital/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Safe Happen Campaign Presentation</title>
		<link>http://bubuawards.com/blogba2009/safe-happen-campaign-presentation/</link>
		<comments>http://bubuawards.com/blogba2009/safe-happen-campaign-presentation/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2009 10:26:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<category><![CDATA[CP+B]]></category>

		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>

		<category><![CDATA[digital marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bubuawards.com/blogba2009/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Another CP+B campaign case study, twisting tragedy into something worth advertised.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Another CP+B campaign case study, twisting tragedy into something worth advertised.</p>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/QOgqkWnEyqo&amp;rel=0&amp;color1=0xd6d6d6&amp;color2=0xf0f0f0"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/QOgqkWnEyqo&amp;rel=0&amp;color1=0xd6d6d6&amp;color2=0xf0f0f0" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bubuawards.com/blogba2009/safe-happen-campaign-presentation/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
