Judul diatas bukan judul film baru Harry Potter. Tapi ulasan tentang bagaimana Microsoft dan Warner Bross menggunakan kampanye digital untuk mempromosikan film terbaru Harry Potter : “Harry Potter and The Half Blood Prince”. Tukang sihir cilik yang sekarang sudah menjelang remaja itu nampaknya menjadi film yang dengan serius dipromosikan melalui media dijital.

Sumber : http://static.guim.co.uk/sys-images/Film/Pix/pictures/2009/6/30/1246375077779/Daniel-Radcliffe-Potter-006.jpg
“Harry Potter and The Half Blood Prince” memang bukan film Harry Potter yang pertama yang dipromosikan dengan memanfaatkan Digital Campaign. Film sebelumnya, “Harry Potter and the Order of the Phoenix”, juga telah memanfaatkan media dijital untuk promosi. Namun, intensitasnya nampaknya sangat jauh berbeda.
Menggandeng Microsoft, tentu saja kampanya masif Harry Potter akan melibatkan produk dan jejaring Microsoft seperti Xbox Live, portal MSN, Windows Live instant messenger dna kanal entertainment Microsoft lainnya.
Digital Campaign yang dilakukan Microsoft dan Warner Bross sebenarnya menyediakan materi yang biasa. Selain kliping film, download gambar, dan penulisan resensi, Microsoft dan Warner Bross nampaknya menggunakan bentuk kampanye digital lainnya secara masif. Tapi, apapun bentuk kampanye dijital yang dilakukan, semua itu ditujukan untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Produk-produk film seperti Harry Potter memang sangat diuntungkan dengan perkembangan menarik dunia dijital belakangan ini. Terutama dengan meluasnya kanal penyebaran suatu produk. Baik kanal itu dibangun oleh satu perusahaan seperti Microsoft maupun kanal-kanal yang dibangun oleh perusahaan lainnya. Kuncinya satu, saling hubungan yang masif diantara setiap entitas yang berperan sebagai bagian dari suatu jejaring sosial abad dijital.
Meskipun multi-kanal yang melibatkan seluruh jejaring milik Microsoft , suatu produk tetap dapat digelar dan disegmentasikan sesuai dengan sasaran dan tujuan kampanye itu sendiri. Xbox misalnya, direncanakan akan menyasar kalangan dewasa, sedangkan portal MSN dan layanan video MSN akan ditujukan untuk kalangan remaja. Kampanye ini dibarengi juga dengan berbagai kompetisi dengan hadiah menarik. Tentunya semua itu masih berhubungan dengan Harry Potter sebagai fokus konteks yang telah menjadi aikon kanak-kanak, remaja, sampai yang sekarang mungkin terhitung sebagai kalangan dewasa.
Bagaimana dengan film-film Indonesia?
Sumber Utama :
7 comments for this entry Subscribe
film Indonesia juga sudah ada yang memanfaatkan media digital untuk kampanye. Film ‘pocong’ yang dirilis tahun lalu, adalah salah satu sample yang memanfaatkan portal berita dan website dengan alamat dimanalaura.com yang cukup unik dengan menempatkan advertorial berita kehilangan anak di salah satu portal.
Kita tunggu film lainnya menjelajah dunia maya
memang bener bener internet bisa bikin cepet informasi
Kayanya ada betulknya juga ya. Film Merah Putih udah diputar tapi kok gak menggema? Kurang kampanye dijital.
salut…PR blognya gede banget
share kuncinya dong
kita tunggu penampakan heri muter yg terbaru
sharing info via internet sangat efektif kok…kampanye aja via internet..hehehe
COMMENT